Drag Bike 2014 Jombang Jatim: Jupiter Uye Uye Kecundangi Eko Chodox di Bebek 4T 130 cc!
Korekan Bendol atas nama tim SJRT Uye Uye asal Kediri, Jatim, maka sebut saja Jupie Uye yang bukan ooo-ye. Jupie ini sempat bikin heboh saat tanding di drag bike Tulungagung lalu. Saat itu di babak penyisihan sempat sikat 7,9 detik. Tapi belakangan ketahuan lintasannya hanya 192 meter atau kurang dari 9 meter sesuai ketentuan yang disebut 201 meter. Makanya banyak yang ragu.Keraguan itu ditangkis di Jombang ini lewat joki Dharma Puki asal Kediri. Ia mencetak 8,320 detik. Catatan dan juara itu jangan anggap main-main karena mengalahkan korekan Potter tadi. Asal tahu saja, itu motor di Jombang ini dikebut Eko Chodox Sulistyo, Ivan Bangun dan Fandi Pendol. Waw... tiga pendekar drag bike yang sudah punya nama. "Saya tidak peduli dengan nama besar lawan. Saya hanya fokus di garis start," kata Puki yang memang begitu namanya.
Chodox lagi-lagi harus tunduk pada sensor satu titik ala Jatim yang sensitif. Ia kena Jump start. Waahh... untung saja Ivan sikat kedua dengan 8,345 detik diikuti Fandi Pendol 8,368 detik. Toh catatan itu sudah percuma alias tidak bisa melewati torehan Puki.
Kembali soal Jupiter karya Bendol yang ternyata dia dulunya mantan anak didik Mlenthis yang pentolan tim MBKW dan juga mekanik papan atas IndoPrix. Makanya soal spek mesin nggak jauh-jauh dengan korekan gurunya itu. Kata Bendol, piston pakai berdiameter 55,25 mm yang dome-nya dibikin 4,5 mm agar ketemu kompresi 14,6:1.
Sama juga dengan spek noken as yang berdurasi 274o guna mengatur buka - tutup klep yang punya diameter 29 mm in dan out 24 mm. Komposisi itu katanya akan mudah memasukan bahan bakar dan segera melepas sisa gas buang. Proses kompresi juga berlasung padat . "Korekan tadi di sempurnakan CDI Rextor Prodrag yang timingnya tertingginya 36,2 derajat pada 9.250 rpm," tutup Bendol dengan wajah sumringah. Selamat dahh. GS


0 komentar:
Post a Comment